Outdoor Learning Kelas VIII SMP PGRI 10 Candi: Eksplorasi Budaya dan Sejarah di Alam Yogyakarta
Outdoor Learning Kelas VIII SMP PGRI 10 Candi: Eksplorasi Budaya dan Sejarah di Alam Yogyakarta

SMP PGRI 10 Candi melaksanakan kegiatan Outdoor Learning (ODL) yang diikuti oleh siswa kelas VIII pada tanggal 20 s/d 22 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Yogyakarta dengan tujuan memberikan pengalaman belajar yang bermakna melalui pengamatan dan interaksi langsung di tempat-tempat edukasi, sejarah dan budaya. ODL ini dirancang bukan hanya sebagai kegiatan wisata, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran yang relevan dengan konteks nyata, sehingga membantu siswa memahami materi pelajaran yang diajarkan di sekolah. Selama dua hari pelaksanaan, siswa mengunjungi beberapa destinasi edukatif dan bersejarah.

Hari pertama siswa menunjungi Pantai Parangtritis, Studio Alam Gamplong, Pabrik Gareng T-Shirt, dan Heha Sky View. Pantai Parangtritis menjadi sarana pembelajaran IPA dibidang geomorfologi melalui fenomena gumuk pasir sebagai satu-satunya padang pasir tropis di Asia Tenggara, serta edukasi ekosistem pesisir. Di Studio Alam Gamplong siswa diajak melihat dan merasakan atmosfer era kolonial yang sangat kental seperti bangunan benteng Batavia lengkap dengan sungai buatan sedalam 70 cm, perlintasan kereta api uap, sampai bangunan Kampung Pecinan masa lampau. Suasana kota dengan toko-toko era tahun 1990-an dihiasi dengan ornamen-ornamen yang sesuai pada zamannya. Selanjutnya di Pabrik Gareng T-Shirt siswa melihat cara penyablonan menggunakan teknik rakel dan screen, dan siswa belajar manajemen kewirausahaan serta strategi pemasaran produk khas Yogyakarta. Destinasi terakhir di hari pertama ini yakni Heha Sky View sebagai sarana wisata yang menyenangkan.

Hari kedua dimulai dengan kunjungan ke Keraton Yogyakarta menjadi sarana pembelajaran sejarah dan budaya Jawa, siswa dapat belajar sejarah keraton yogyakarta, aksara Jawa, batik, dan tata krama di keraton, sekaligus menyaksikan ritual adat di lingkungan keraton. Selanjutnya di pabrik bakpia phatok 25, disini siswa dapat melihat langsung proses pembuatan bakpia tradisional, mulai dari pembuatan adonan, pengisian isian bakpia, hingga pemanggangan. Tempat edukasi selanjutnya yakni candi prambanan, kunjungan di candi prambanan menjadi sarana pembelajaran sejarah dan budaya Hindu-Buddha di Indonesia. Siswa mempelajari latar belakang sejarah pembangunan candi, nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya, serta peran Candi Prambanan sebagai warisan budaya dunia. Di candi prambanan, para siswa juga belajar berkomunikasi menggunakan bahasa inggris dengan Warga Negara Asing (WNA) yang berkunjung, hal ini bertujuan melatih keterampilan siswa berkomunikasi dalam bahasa inggris dan rasa percaya diri dalam diri mereka. Selanjutnya, Outdoor Learning ditutup dengan berjalan – jalan santai sambil melihat kearifan lokal masyarakat Yogyakarta.

Melalui kegiatan ODL ini, diharapkan siswa kelas VIII SMP PGRI 10 Candi dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih nyata, menyenangkan, dan bermakna. Pembelajaran di luar kelas ini juga melatih siswa untuk berpikir kritis, menghargai sejarah dan budaya, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap warisan bangsa. 



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)